Top Rated

  • 0
  • 15
  • 6
  • 1,077,643
  • 140,458
  • 0
  • 0
  • 521
  • 0
  • 0
  • July 13, 2017



web statistics


Bahan Pendukung Mengajar Kimia

Jenis-jenis Materi Pembelajaran (di Silabus dan RPP)

JENIS-JENIS MATERI PEMBELAJARAN

Aspek Sosial; Aspek Kognitif (Fakta-Konsep-Prinsip-Prosedur); Aspek Keterampilan

 

Aspek Sosial
ü  Materi pembelajaran yang sesuai untuk ranah afektif ditentukan berdasarkan perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri.

ü  Dengan demikian, jenis materi yang sesuai untuk ranah afektif meliputi rasa dan penghayatan, seperti pemberian respon, penerimaan, internalisasi, dan penilaian.
Aspek Pengetahuan
Fakta
ü  yaitu kejadian atau peristiwa yang dapat dilihat, didengar, dibaca, disentuh, atau diamati. Contoh fakta adalah peristiwa kebakaran, es mencair dan air menguap, besi berkarat, dan sebagainya.

 

ü  segala hal yang bewujud kenyataan dan kebenaran, meliputi nama-nama objek, peristiwa sejarah, lambang, nama tempat, nama orang, nama bagian atau komponen suatu benda, dan sebagainya.

 

ü  Contoh dalam mata pelajaran Sejarah: Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan Pemerintahan Indonesia.
Konsep
ü  merupakan ide yang mempersatukan fakta-fakta atau dengan kata lain konsep merupakan suatu penghubung antara fakta-fakta yang saling berhubungan. Contoh konsep adalah reaksi, larutan, endapan, dan sebagainya.

 

ü  segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat, inti /isi dan sebagainya.

 

ü  Contoh, dalam mata pelajaran Biologi: Hutan hujan tropis di Indonesia sebagai sumber plasma nutfah, Usaha-usaha pelestarian keanekargaman hayati Indonesia secara in-situ dan ex-situ, dsb
Prinsip
ü  berupa hal-hal utama, pokok, dan memiliki posisi terpenting, meliputi dalil, rumus, adagium, postulat, paradigma, teorema, serta hubungan antarkonsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat.

 

ü  Contoh, dalam mata pelajaran Fisika: Hukum Newton tentang gerak, Hukum 1 Newton, Hukum 2 Newton, Hukum 3 Newton, Gesekan Statis dan Gesekan Kinetis, dsb

 

ü  merupakan generalisasi tentang hubungan antara konsep-konsep yang berkaiatan. Prinsip IPA bersifat analitik, sebab merupakan generalisasi induktif yang ditarik dari berapa contoh.

 

ü  Contoh prinsip adalah hukum Dalton, persamaan reaksi dan sebagainya.

 

ü  Termasuk ke dalam kategori prinsip adalah hukum, teori, dan azas.
Prosedur
ü  merupakan sederatan langkah yang bertahap dan sistematis dalam menerapkan prinsip.

 

ü  Langkah prosedural merupakan bagian dari kompetensi pada aspek keterampilan.

 

ü  Pada mata pelajaran kimia, langkah kerja ilmiah merupakan bagian tidak terpisahkan pada setiap materi pokok. Contoh: percobaan elektrolisis, percobaan menentukan kecepatan reaksi, dan lain-lain.
Aspek Keterampilan
ü  Materi pembelajaran yang sesuai untuk ranah psikomotor ditentukan berdasarkan perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik. Dengan demikian, jenis materi yang sesuai untuk ranah psikomotor terdiri dari gerakan awal, semirutin, dan rutin.

ü  Misalnya tulisan tangan, mengetik, berenang, mengoperasikan komputer, mengoperasikan mesin dan sebagainya.
CARA MENENTUKAN JENIS MATERI PEMBELAJARAN

DIDALAM PENYUSUNAN SILABUS

 

Cara yang paling mudah untuk menentukan jenis materi pembelajaran yang akan dibelajarkan adalah dengan cara mengajukan pertanyaan tentang kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik. Dengan mengacu pada kompetensi dasar, kita akan mengetahui apakah materi yang harus kita belajarkan berupa fakta, konsep, prinsip, prosedur, aspek sikap, atau keterampilan motorik.

 

Berikut adalah pertanyaan penuntun untuk mengidentifikasi jenis materi pembelajaran.

 

1.      Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa mengingat nama suatu objek, simbol atau suatu peristiwa? Kalau jawabannya “ya” maka materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah “fakta”.

Contoh:

Nama dan lambang zat kimia,

nama-nama organ tubuh manusia.

 

2.      Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa kemampuan untuk menyatakan suatu definisi, menuliskan ciri khas sesuatu, mengklasifikasikan atau mengelompokkan beberapa contoh objek sesuai dengan suatu definisi? Kalau jawabannya “ya” berarti materi yang harus diajarkan adalah “konsep”.

Contoh :

Seorang guru Biologi menunjukkan beberapa tumbuh-tumbuhan kemudian peserta didik diminta untuk menglasifikasikan atau mengelompokkan mana yang termasuk tumbuhan berakar serabut dan mana yang berakar tunggang.

 

3.      Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa menentukan hubungan antara beberapa konsep, atau menerapkan hubungan antara berbagai macam konsep? Bila jawabannya “ya”, berarti materi pembelajaran yang harus diajarkan termasuk dalam kategori “prinsip”.

Contoh :

Seorang guru Matematika menjelaskan cara menghitung luas segitiga menggunakan aturan Trigonometri. Rumus luas segitiga adalah setengah dari perkalian dua sisi berdekatan kali sinus sudut yang diapit .

Seorang guru Ekonomi menjelaskan hubungan antara penawaran dan permintaan suatu barang dalam lalu lintas ekonomi. Jika permintaan naik sedangkan penawaran tetap, maka harga akan naik.

 

4.      Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa menjelaskan atau melakukan langkah-langkah atau prosedur secara urut atau membuat sesuatu? Bila “ya” maka materi yang harus diajarkan adalah “prosedur”.

Contoh :

Seorang guru Pendidikan Kewarganegaraan membelajarkan bagaimana proses penyusunan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan dalam mewujudkan persamaan Hak Asasi Manusia.

Seorang guru Fisika menjelaskan tentang bagaimana membuat magnet buatan.

Seorang guru Kimia mengajarkan bagaimana membuat sabun mandi.

 

5.      Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa memilih berbuat atau tidak berbuat berdasar pertimbangan baik buruk, suka tidak suka, indah tidak indah? Jika jawabannya “Ya”, maka materi pembelajaran yang harus diajarkan berupa aspek sikap atau nilai.

Contoh:

Budi memilih tidak menaati rambu-rambu lalulintas daripada terlambat ke sekolah walau telah dibelajarkan pentingnya menaati peraturan lalu lintas.

 

6.       Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa melakukan perbuatan secara fisik? Jika jawabannya “Ya”, maka materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah aspek Keterampilan.

Contoh:

Dalam pelajaran lompat tinggi, peserta didik diharapkan mampu melompati mistar setinggi 125 centimeter. Materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah teknik lompat tinggi.

RPP Hidrokarbon-Identifikasi Unsur C-H-O Dalam Senyawa Karbon



Untitled Document

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(KELAS KONVENSIONAL)

 

IDENTITAS MATA PELAJARAN

    1. Nama Sekolah            :    SMA MUHAMMADIYAH WONOSOBO
    2. Mata Pelajaran          :    Kimia
    3. Materi Pokok           :    Senyawa Hidrokarbon
    4. Sub Materi Pokok      :    Identifikasi Unsur C dan H serta Kekhasan Atom Karbon
    5. Kelas                   :    X
    6. Semester                :    2
    7. Program                 :    Umum
    8. Jumlah Pertemuan      :    1 kali pertemuan (2 x 45 menit)

STANDAR KOMPETENSI

4.    Memahami sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul

KOMPETENSI DASAR

4.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam membentuk senyawa hidrokarbon

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

  1. Kognitif
    • Mengidentifikasi keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon melalui kegiatan praktikum.
    • Membedakan antara senyawa organik dengan senyawa anorganik
    • Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon
    • Mengidentifikasi jenis ikatan kovalen antara 2 atom C dalam rantai karbon
    • Membedakan antara atom C primer, sekunder, tersier dan kuarterner dalam senyawa karbon
  2. Afektif
    • Aktif mendengarkan
    • Aktif bertanya
    • Aktif menyampaikan pendapat
    • Aktif bekerjasama dalam diskusi kelompok
  3. Psikomotor
    • Terampil melakukan percobaan identifikasi unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon
    • Terampil merangkai molymood seperti yang diharapkan

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Kognitif
    • Melalui kegiatan praktikum, siswa dapat menguji keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon
    • Melalui diskusi hasil eksperimen, siswa dapat menjelaskan pengertian senyawa karbon
    • Melalui diskusi, siswa dapat menyebutkan contoh senyawa karbon dalam kehidupan sehari-hari
    • Melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon
    • Melalui diskusi, siswa dapat menyebutkan jenis ikatan kovalen antara 2 atom C dalam rantai karbon.
    • Melalui diskusi, siswa dapat membedakan antara atom C primer, sekunder, tersier dan kuarterner dalam senyawa karbon
  2. Afektif
    • Siswa aktif menjadi pendengar yang baik
    • Siswa aktif bertanya
    • Siswa aktif menyampaikan pendapat
    • Siswa aktif bekerjasama dalam diskusi kelompok
  3. Psikomotor
    • Siswa terampil melakukan percobaan mengidentifikasi keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon
    • Siswa terampil merangkai molymood sesuai yang diharapkan

MATERI AJAR           

  • Identifikasi atom C,H dan O.
  • Kekhasan atom karbon.
  • Atom C primer, atom C sekunder , atom C tertier, dan atom C kuarterner.

ALOKASI WAKTU

1 kali pertemuan (2 x 45 menit)

METODE PEMBELAJARAN

  • Informasi
  • Eksperimen
  • Diskusi
  • Penugasan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Belajar

Aktivitas Guru

Waktu (Menit)

Kegiatan Awal

Prasyarat pengetahuan:
Siswa telah memahami Ikatan kimia pada pelajaran yang lalu
Motivasi dan Apersepsi:

  • Pernakah kalian membakar kertas?
  • Apakah yang terjadi pada kertas tersebut?
  • Bagaimana menguji keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon?
  • Mengapa atom C dapat membentuk 4 ikatan kovalen yang kuat?
  • Apakah yang dimaksud dengan senyawa karbon?
  • Bagaimana karakteristik atom karbon?

Pra eksperimen:

  • Berhati-hatilah pada saat menggunakan peralatan laboratorium

5’

Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  •  Guru mempresentasikan langkah kerja untuk menguji keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon
  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan karakteristik atom karbon.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai posisi atom C dalam rantai karbon (atom C primer, sekunder, tertier, dan kuarterner).
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan jenis ikatan kovalen antara 2 atom C dalam rantai karbon.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan ikatan tunggal dan ikatan rangkap yang disampaikan oleh guru.

75’

Kegiatan Akhir

  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

10’

ALAT / BAHAN / SUMBER BELAJAR       : 

  1. Alat dan Bahan:
    • Molymood
    • Media: LCD
    • Lembar kegiatan Siswa : Praktikum identifikasi Unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon
  2. Sumber Belajar:
    • Pegangan Siswa
      • Buku Kimia SMA : Permana, Irvan. 2009. Memahami Kimia 1: SMA/MA Untuk Kelas X, Semester 1dan 2. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan nasional.
    • Pegangan Guru
      • Sunarya, Y. dan Setiabudi, A. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X  Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
      • Chang, Raymond. 2011.General Chemistry : The Essential Concepts. 6th ed. New York: McGraw-Hill.

PENILAIAN:

  1. Teknik Penilaian:
    • Aspek kognitif           :    Tes tertulis                   
    • Aspek afektif             :    Sikap siswa selama pembelajaran berlangsung                       
    • Aspek psikomotorik   :    Produk hasil percobaan                       
  2. Bentuk Instrumen:
    • Pilihan Ganda
    • Lembar pengamatan sikap siswa
    • Lembar observasi selama diskusi kelompok
    • Lembar observasi kinerja menggunakan molymood
    • Lembar observasi kinerja praktikum

PEDOMAN PENILAIAN

Penilaian Kognitif

Tabel penilaian hasil tes

No

Nama siswa

Nomor soal

Skor

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

 

1.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dst

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nilai =
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 75

Penilaian Afektif

Tabel pengamatan aktivitas siswa dalam diskusi

No.

Nama siswa

NIS

Indikator Aktivitas Siswa

Skor

1

2

3

4

5

1.

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dst

 

 

 

 

 

 

 

 

Skala penilaian: 1 = sangat kurang 2 = kurang  3 = cukup 4 = baik  5 = sangat baik
Indikator / aspek penilaian aktivitas siswa dalam diskusi

  1. Keaktifan bertanya
  2. Keaktifan dalam mengemukakan pendapat
  3. Keaktifan bekerjasama dalam diskusi kelompok
  4. Keaktifan bekerjasama dengan kelompok untuk melakukan percobaan
  5. Kehadiran siswa dalam kelompok

Tabel pengamatan Sikap siswa

No.

Nama siswa

NIS

Indikator Sikap Siswa

Skor

1

2

3

4

5

1.

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dst

 

 

 

 

 

 

 

 

Skala penilaian: 1 = sangat kurang 2 = kurang  3 = cukup 4 = baik  5 = sangat baik
Indikator / aspek penilaian sikap siswa

  1. Kedisiplinan
  2. Kerjasama
  3. Kejujuran
  4. Etika
  5. Tanggung jawab

Penilaian Psikomotor

Tabel pengamatan keterampilan merangkai molymood

No

Nama Siswa

Skor

1.

 

 

2.

 

 

3.

 

 

Dst

 

 

Skala penilaian: 1 = sangat kurang 2 = kurang  3 = cukup 4 = baik  5 = sangat baik

Tabel pengamatan keterampilan melakukan praktikum menguji keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa organik

No

Nama Siswa

Aspek Penilaian

Skor

1

2

3

4

1.

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

 

 

Dst

 

 

 

 

 

 

Aspek penilaian adalah :

  1. Ketrampilan merangkai alat
  2. Kerapihan mengatur alat dan bahan
  3. Ketrampilan mengisi tabel pengamatan
  4. Ketrampilan membersihkan dan membereskan alat dan bahan

Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 sampai 5

Penafsiran angka: 1 = 60 2 = 70  3 = 80  4 = 90  5 = 100

 


Contoh Hasil Analisis Butir Soal Pilihan Ganda dan Uraian

Setelah melakukan ulangan harian atau ujian, seorang guru dituntut untuk melakukan analisis terhadap soal-soal yang digunakan untuk mengetahui apakah soal tersebut sudah baik atau belum. Disini saya berikan contoh hasil analisis dengan menggunakan program ANATES yang hasilnya sebagai berikut:

Cara mendownload: klik tombol panah , kemudian klik file — unduh (Download)

November 2017
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Gratis Buat Guru

Hosting Gratis Indonesia

Twiter